Di tahun 2022 ini Dinas Kesehatan Luwu Timur mendapat Kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Rp 18 Miliar.
Kuncuran dana sebesar itu, untuk membangun fasilitas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di 12 Puskemas di Luwu Timur.
Kepala Bidang Pelayanan kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Lutim, Lutfy mengatakan , pembangunan PONED ini sebagai upaya untuk menekan angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir.
Saat ini kata Lutfy , pembangunan PONED tersebut sedang berjalan. Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.
“Saat ini sementara berjalan pekerjaannya, hanya puskesmas Wasuponda yang terlambat, kendalanya nyaris tidak ada akses suplai material dan penyimpanan matrial sehingga terlambat,” Tandas Luffy
Dijelaskannya, Pembangunan PONED ini menggunakan DAK Rp 18 Miliar , dimana anggarannya masing-masing sekitar Rp1,5 miliar Per Puskesmas.
Adapun ke 12 Puskesmas yang mendapatkan fasilitas Pembagunan PONED, diantaranya Puskesmas Bantilang, Puskemas Wawondula , Puskesmas Wasuponda.
Kemudian, Puskesmas Nuha, Puskesmas Wotu, Puskesmas Kalaena, Puskesmas Angkona, Puskesmas Burau, Puskesmas Lampia , Puskesmas Tomoni Timur, Puskesmas Mahalona dan Puskesmas Mangkutana.
Lutfi mengatakan, program tersebut tidak lain sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya Ibu dan bayi yang baru lahir.
“Untuk itu diharapkan kepada pihak rekanan agar betul-betul menjaga mutu, Sesuai spesifikasi, tepat waktu, sehingga bangunan tersebut dapat di fungsikan sesuai peruntukanya, “kata dia
“Dengan harapan, dapat menurunkan angka kematian ibu dan anak dengan perbaikan pelayanan kesehatan secara maksimal,”tambahnya
Ia menambahkan, pada kegiatan (PONED) ini juga dilengkapi dengan fasilitasi (telemedicine ) Atau layanan kesehatan berbasis teknologi (aplikasi)
Dimana, memungkinkan masyarakat dapat berkonsultasi dengan dokter tanpa bertatap muka atau secara jarak jauh.
“Jadi ada media konsultasi berbasis aplikasi, semua masyarakat dapat mengakses layanan tersebut,”kuncinya