Walikota Palopo Launching Penyaluran Beras Pangan Pemerintah 2023

Walikota Palopo, Drs HM Judas Amir MH, saat menyerahkan bantuan beras pemerintah kepada penerima manfaat pada kegiatan launching penyaluran cadangan beras pemerintah untuk bantuan pangan pemerintah tahun 2023, kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Lapangan Tennis Indoor Saokotae, Rujab Walikota Palopo, Jumat (07/04/2023). Foto (kominfo)

PALOPO, SULSEL | TOP-NEWS.co.id – Walikota Palopo, Drs. H.M. Judas Amir, M.H melaunching penyaluran cadangan beras pemerintah untuk bantuan pangan pemerintah tahun 2023, kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Lapangan Tennis Indoor Saokotae, Rujab Walikota Palopo, Jumat (07/04/2023).

Kadis Ketahananan Pangan Kota Palopo, A. Enceng Amir, SE., M.Si., dalam laporannya mengungkapkan, bahwa launcing bantuan pangan pemerintah tahun 2023 itu berdasarkan rapat internal Presiden RI tanggal 2 Maret 2023 dan surat penugasan badan pangan nasional nomor 63/TS/0303/K/III/2023.

Bacaan Lainnya

“Program ini adalah bantuan pangan pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Ketahanan Pangan yang bekerja sama dengan Dinas  Sosial dan juga Bulog Sub Divre Palopo,” ungkap Enceng.

Diharapkan bantuan pangan ini, dapat berdaya guna dan membawa manfaat bagi warga masyarakat.

“Tujuan dari program ini adalah untuk mengurangi beban pengeluaran para penerima bantuan pangan sasaran sebagai upaya untuk menangani kerawanan pangan, kemiskinan, stunting, gizi buruk, keadaan darurat pangan, melindungi produsen dan konsumen, serta pengendalian dampak Inflasi,” jelasnya.

Adapun sasaran dari program ini lanjut Andi Enceng, yaitu masyarakat miskin yang rentan terhadap kerawanan pangan, gizi buruk dan stunting di 9 kecamatan dan 48 kelurahan yang ada di Kota Palopo.

“Yang masing-masing akan diberikan sebanyak 10 kg/KK selama 3 bulan. Jadi mulai April, Mei, sampai bulan Juni akan diberikan,” ujarnya.
“Jadi ada 11.681 KPM Atau sekitar 3.050 ton atau 350.430 kg,” lanjutnya.

Sementara itu, Walikota Palopo dalam sambutannya mengajak untuk membaca (Iqra ; bacalah) dan memahami bahwa dengan pemberian bantuan pangan itu, pemerintah ada dan memperhatikan rakyatnya.

Pada kesempatan itu juga Walikota memaparkan sejumlah pembangunan infrastruktur, dimana di Kota Palopo tidak ada warga yang tidak tercover BPJS Kesehatan, sampai UCH, Sekolah gratis, sampai mendorong UKM warga dengan membuat makanan makanan yang kemudian di jual di warkop warkop di Kota Palopo.

“bikin barongko, taripang dan lain lainnya, jual di warkop-warkop,” kata Judas Amir.

Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa dirinya selalu berpikir, apa yang harus dikerjakan, apa yang harus dilakukan, agar masyarakat yang ada di kabupaten sekitar, bisa datang ke Kota Palopo.

“Jika mereka datang pasti berbelanja, menginap di hotel, pakai jasa tukang ojek, dan lain lain, sehingga kita semua dapat imbas yang baik dari kedatangan mereka itu,” jelasnya.

Selain Walikota dan Kadis Ketahanan Pangan, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kadis Sosial, Camat dan Lurah lingkup Pemkot Palopo, serta masyarakat penerima manfaat dari Kelurahan Tamarundung dan Kelurahan Pattene. (rls/al)

Pos terkait