TOP-NEWS.co.id – 12 kepala desa di kecamatan Tomoni meminta pemerintah daerah Luwu Timur segera mengatasi permasalahan sampah di daerah itu. Sampah yang menumpuk di hampir semua desa di kecamatan Tomoni ditengarai akibat akses jalan menuju tempat pembuangan akhir sulit ditembus.
“ Yang kami hormati bapak bupati bersama hadirin sekalian, bahwa kendala menumpuknya sampah di desa kami karena kami bingung sampah-sampah itu mau di buang ke mana. Hal ini disebabkan akses jalan tak bisa ditembus ke lokasi pembuangan akhir. Kami masalah ini segera bisa ditangani,” pinta sejumlah kepala desa di Tomoni saat menyampaikan keluhan dan permasalahan di desanya saat Rakor pemkab Luwu Timur, kamis (21/04/2022) petang.
Mendengar keluhan ini, bupati Luwu Timur Budiman meminta kepada kepala Dinas PUPR dan DLH untuk meninjau akses jalan yang dipertanyakan para kepal desa. “ Secepatnya pak Kadis, kalau perlu besok segera tinjau akses jalan ke TPA agar bisa dicarikan solusi ,” imbuh bupati Budiman disambut tepuk tangan para hadirin peserta Rakor.
Hal lain yang mengemuka dalam Rakor kali ini adalah permintaan elemen masyarakat Tomoni yakni pembangunan pasar yang refresentatif . “ Kecamatan Tomoni dikenal sebagai sentra perekonomian di Luwu Timur. Banyak orang yang datang ke sini (Tomoni) untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, namun keberadaan pasar yang tidak menunjang sehingga perlu segera dibangun,” pinta Rahman, salah seorang tokoh masyarakat kecamatan Tomoni.
Rapat koordinasi sekaligus silaturrahmi Pemkab Luwu Timur bersama Forkopimda juga dihadiri legislator Mangkutana Raya. Para legislator yang hadir adalah Wahidin Wahid, Tugiat dan Rully Heryawan. Sementara dari unsure Forkopimda masing-masing dihadiri Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Malili serta perwakilan perwira penghubung.(*)