LUWU TIMUR | TOP-NEWS.CO.ID – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, resmi menutup kegiatan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Senin (19/01/2026).
Penutupan PORSENIJAR tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Luwu Timur, kepala OPD, Wakil Ketua PGRI Sulawesi Selatan Nursalam, Ketua PGRI Luwu Timur H. Sunarto, camat se-Lutim, Ketua KONI Luwu Timur Herawan Raditya, pengurus cabang olahraga, serta ratusan guru dari seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.
Mengusung tema “Melalui PORSENIJAR PGRI 2026, Kita Tingkatkan Solidaritas, Kreativitas, dan Kesehatan Guru untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas, Guru Sehat Luwu Timur Juara”, kegiatan ini menjadi wadah penguatan kebersamaan dan pengembangan potensi para pendidik.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan bahwa PORSENIJAR tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang aktualisasi diri bagi guru untuk mengembangkan bakat di luar aktivitas mengajar di kelas.
“Melalui PORSENIJAR ini, kita menyaksikan bahwa guru-guru Luwu Timur tidak hanya unggul dalam dunia pendidikan, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga, seni, dan pembelajaran inovatif,” ujar Irwan.
Beliau juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan, sehingga para pemenang benar-benar lahir dari kompetisi yang sehat dan profesional.
“Hari ini kita mendapatkan nama-nama juara. Insya Allah mereka yang berhasil akan mewakili Luwu Timur di tingkat provinsi, bukan hanya untuk menang, tetapi juga mampu mempertanggungjawabkan prestasinya,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Nursalam, mengajak seluruh guru di Luwu Timur untuk terus menjaga solidaritas, marwah, serta kekompakan organisasi PGRI sebagai penjaga nilai dan kualitas pendidikan.
“PGRI harus hadir sebagai wadah pemersatu, penyejuk, dan penjaga marwah pendidikan di Bumi Batara Guru,” ungkapnya.
PORSENIJAR PGRI Luwu Timur 2026 diikuti sebanyak 519 atlet guru yang berkompetisi selama tiga hari, sejak 17 hingga 19 Januari 2026.
Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi futsal, sepak takraw, tenis meja, bulu tangkis, dan pickleball.
Sementara pada bidang seni, lomba yang digelar antara lain vokal grup, nyanyi solo, dan sambung lirik. Kecamatan Malili berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan empat medali emas.(kf)
