Demo di Kantor Wali Kota Palopo Ricuh, Presidium Rakyat Tana Luwu Tuntut Klarifikasi

Aksi unjuk rasa mahasiswa dari Presidium Rakyat Tana Luwu di Kantor Walikota Palopo, berakhir ricuh, Kamis (12/02/2026). Massa pengunjuk rasa tetlibat aksi saling dorong dengan pengamanan hingga menyebabkan pagar kantor Walikota nyaris roboh.

PALOPO | TOP-NEWS.CO.ID – Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa yang digelar Presidium Rakyat Tana Luwu di depan Kantor Wali Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (12/02/2026).

Massa menuntut Wali Kota Palopo, Naili Trisal, mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut aksi demonstrasi pemekaran Provinsi Luwu Raya mengganggu stabilitas ekonomi.

Bacaan Lainnya

Aksi sempat memanas saat sejumlah demonstran mencoba merangsek masuk ke halaman kantor wali kota.

Aparat keamanan yang berjaga berusaha menghalau massa sehingga terjadi aksi saling dorong di lokasi.

Unjuk rasa ini merupakan bagian dari rangkaian perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Massa mendesak Pemerintah Kota Palopo menyatakan sikap terbuka dan mendukung penuh gerakan pemekaran provinsi tersebut.

Koordinator Presidium Rakyat Tana Luwu, Ardi Dekal, menegaskan bahwa kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi sekaligus permintaan maaf dari wali kota atas pernyataan yang dinilai melukai semangat perjuangan masyarakat.

“Kami datang untuk menuntut Wali Kota Palopo mengklarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh gerakan demonstrasi pemekaran Provinsi Luwu Raya. Ucapan beliau beberapa waktu lalu kami nilai mencederai semangat perjuangan masyarakat,” ujar Ardi.

Menurut Ardi, pernyataan yang menyebut perjuangan pemekaran mengganggu stabilitas ekonomi dianggap menurunkan semangat Wija To Luwu yang telah berjuang selama puluhan tahun.

Ia juga menyayangkan sikap wali kota yang sebelumnya disebut menyatakan dukungan terhadap gerakan pemekaran, namun belakangan mengeluarkan pernyataan yang dinilai bertolak belakang.

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlangsung.

Massa menyatakan akan bertahan dan menduduki Kantor Wali Kota Palopo sampai Naili Trisal menemui mereka secara langsung. (**)

Pos terkait