PALOPO | TOP-NEWS.CO.ID – Seorang pria bernama Hendi (29) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di RT 02 RW 06, Kelurahan Purangi, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (09/04/2026) pagi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 Wita.
Seorang saksi, Aisyah (10), melaporkan kepada Hasan (67) setelah melihat korban dalam kondisi tidak bernyawa saat hendak mengambil telepon genggam di rumah.
Mendapat informasi tersebut, Hasan bersama ibu Aisyah segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban. Setibanya di rumah, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.
Diketahui, rumah tersebut dihuni oleh tiga orang, yakni Hasan, korban, dan Aisyah. Namun, saat kejadian, korban berada seorang diri di dalam rumah.
Berdasarkan keterangan saksi, sehari sebelum kejadian korban sempat mengancam Hasan menggunakan parang, sehingga Hasan memilih menghindar dan bermalam di rumah anaknya.
Dua hari sebelumnya, korban juga sempat meminta racun tikus, namun tidak diberikan.
Sementara itu, saksi lain, Asruddin, mengaku sempat berpapasan dengan korban sekitar pukul 00.30 Wita.
Korban bahkan meminta agar saksi datang ke rumahnya keesokan hari. Tak lama setelah itu, korban kembali menghubungi saksi melalui telepon dan menyampaikan pesan perpisahan.
Sekitar pukul 09.00 Wita, korban kemudian dievakuasi oleh pihak keluarga.
Personel Polsek Wara Selatan tiba di lokasi pukul 09.15 Wita dan langsung berkoordinasi dengan SPKT Polres Palopo.
Tim Inafis Polres Palopo yang dipimpin Pawas IPDA Pidal kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Wara Selatan, IPTU Yusran Sa’buran, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi kekerasan,” ujarnya.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi keluarga dan lingkungan sekitar. (**)
