LUWU TIMUR | TOP-NEWS.CO.ID – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Waemami mengumumkan gangguan pasokan air bersih yang berdampak pada sejumlah wilayah Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Kondisi ini dipicu oleh penurunan debit air di sumber intake Balaikembang akibat faktor alam.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Mangkutana, Kecamatan Tomoni, dan Kecamatan Tomoni Timur.
Penurunan debit air baku menyebabkan kapasitas produksi air bersih ikut menurun, sehingga distribusi kepada pelanggan tidak dapat berjalan normal.
Manajer Cabang IKK Mangkutana kepada wartawan menyampaikan, sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan memberlakukan sistem penggiliran distribusi air mulai pekan depan.
Kebijakan ini diambil untuk menjaga pemerataan layanan di tengah keterbatasan pasokan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Penurunan debit di intake Balaikembang memaksa kami mengatur distribusi melalui sistem penggiliran agar seluruh pelanggan tetap terlayani, meskipun secara terbatas,” ujarnya, Kamis (23/04/2026).
Perumdam Waemami juga tengah menyusun jadwal distribusi bergilir yang akan segera diumumkan kepada masyarakat.
Informasi tersebut akan disampaikan melalui kanal resmi perusahaan guna memastikan pelanggan dapat mengatur kebutuhan air mereka.
Seiring dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah antisipatif, seperti menyiapkan penampungan air saat aliran tersedia serta menggunakan air secara bijak dengan memprioritaskan kebutuhan utama.
Selain itu, pelanggan diminta aktif memantau perkembangan informasi resmi agar tidak ketinggalan jadwal distribusi di wilayah masing-masing.
Pihak manajemen menegaskan, pemantauan kondisi debit air di sumber intake terus dilakukan secara berkala.
Upaya optimalisasi distribusi juga tetap dijalankan sambil menunggu kondisi pasokan air baku kembali stabil.
Untuk layanan informasi dan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi call center Perumdam Waemami atau mendatangi kantor unit pelayanan terdekat. (**)






