Seragam Gratis untuk Siswa Baru, Pemkab Lutim Siapkan Mekanisme Penyesuaian Ukuran

Ilustrasi

LUWU TIMUR, TOP-NEWS.CO.ID – Program Luwu Timur Pintar yang digagas Bupati Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Puspawati Husler mulai menunjukkan dampak nyata.

Sebanyak 16.230 siswa baru dari jenjang PAUD hingga SMP telah menerima bantuan seragam sekolah gratis.

Bacaan Lainnya

Namun di balik pelaksanaannya, distribusi seragam tersebut diwarnai temuan ketidaksesuaian ukuran. Sejumlah siswa menerima seragam yang terlalu kecil maupun kebesaran.

Kepala Bidang Pembinaan Dikdas, Agusaman, menilai persoalan tersebut sebagai hal yang wajar dalam pengadaan skala besar.

“Dalam pengadaan massal seperti ini, tentu ada penyesuaian. Jika tidak sesuai, bisa diperbaiki di penjahit terdekat atau ditukarkan melalui sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk sepatu, proses distribusi membutuhkan waktu lebih lama karena diproduksi di luar daerah.

Sementara untuk pakaian seperti baju, rok, dan celana, pengerjaannya melibatkan pelaku UMKM di masing-masing kecamatan.

Menurut Agusaman, pelibatan UMKM lokal tidak hanya untuk mempercepat distribusi, tetapi juga menjadi strategi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tapi juga bagian dari pemberdayaan UMKM agar pendapatan mereka meningkat,” katanya.

Ia menambahkan, dibandingkan program sebelumnya, bantuan tahun ini lebih lengkap karena mencakup tas dan sepatu, serta dilengkapi mekanisme penyesuaian ukuran melalui sekolah.

Selain bantuan perlengkapan sekolah, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga mengalokasikan beasiswa pendidikan sebesar Rp6 juta per tahun bagi mahasiswa, termasuk jenjang S2 dan S3. Program ini telah dimanfaatkan oleh mahasiswa asal Luwu Timur di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. (**)

Pos terkait