Safari Jumat di Salubattang, Wawali Palopo Imbau Warga Waspada Bencana

  • Whatsapp

PALOPO | TOP-NEWS.co.id – Perkuat huhungan silaturahmi, Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso (RMB) gelar safari Jumat di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Jumat (05/03/2021).

Kunjungan orang nomor dua di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut, disambut oleh Lurah Salubattang, Mulyati, imam Masjid Nurul Iman serta sejumlah Tokoh Masyarakat.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: https://top-news.co.id/anggota-dprd-makassar-apresiasi-mall-pelayanan-publik-pemkot-palopo/

Usai shalat Jum’at, dihadapan jamaah RMB menyampaikan beberapa pesan, diantaranya agar masyarakat tetap fokus pada penerapan protokol kesehatan untuk memutuskan mata rantai penularan virus Corona.

Berkaitan dengan itu, mantan ketua DPRD Palopo ini juga mengingatkan kepada warga bahwa dalam waktu dekat pelaksanaan vaksin akan menyasar di kalangan masyarakat.

“Jangan sampai ragu untuk divaksin, abaikan informasi yang keliru terkait dengan pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya seraya mengajak masyarakat agar tetap memakmurkan masjid sebagai upaya untuk mewujudkan penguatan hubungan sesama manusia dan hubungan kepada sang khalik.

BACA JUGA: https://top-news.co.id/bappeda-kota-palopo-gelar-konsultasi-publik-rancangan-awal-rkpd-tahun-2022/

Dalam kesempatan itu pula, peraih gelar doktor pada universitas Brawijaya Malang ini, juga menghimbau agar mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini.

“Kita harus mawas diri, dan melakukan upaya antisipasi, terlebih di kelurahan Salubattang termasuk wilayah yang rawan terjadinya bencana banjir,” katanya.

BACA JUGA: https://top-news.co.id/walikota-palopo-ikuti-rakornas-penangan-bencana-2021/

Dirinya juga berharap agar wilayah Salubattang dan sekitarnya dapat terhindar dari berbagai ancaman bencana.

Pada akhir kunjungannya, Wakil Walikota Palopo juga berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional ( BPN) yang juga melakukan kunjungan di kelurahan Salubattang, terkait pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang pada tahun ini kuota Palopo mencapai 15 ribu bidang tanah. (prokopim)

Pos terkait