Pimpin Apel Pagi, Kadis Kominfo Luwu Timur Tegaskan Peran Strategis Informasi dan Digitalisasi

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Sulsel, Senin (02/02/2026)

LUWU TIMUR | TOP-NEWS.CO.ID – Halaman Kantor Bupati Luwu Timur tampak ramai oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti apel pagi, Senin (02/02/2026).

Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad.

Bacaan Lainnya

Apel pagi ini dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat struktural, serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Mengawali amanatnya, Andi Tabacina mengajak seluruh peserta apel untuk membiasakan dan melestarikan kebudayaan lokal sebagai identitas daerah.

“Salamakki Tapada Salamak! Sebagai Bumi Batara Guru, kita harus melestarikan dan membiasakan hal-hal yang berkaitan dengan kebudayaan mulai sekarang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem pimpinan apel yang dilakukan secara bergilir bertujuan untuk menosialisasikan program dan tugas masing-masing OPD kepada seluruh ASN.

Khusus Diskominfo-SP, terdapat empat bidang utama yang menjadi fokus kerja, yakni Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Humas, Statistik, Telematika, serta Aplikasi dan Informatika (Aptika), yang seluruhnya memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Tabacina juga menyinggung capaian Luwu Timur sepanjang tahun 2025 yang berhasil meraih predikat sebagai daerah terinformatif di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam menerapkan keterbukaan informasi publik yang harus terus dipertahankan.

Selain itu, dirinya juga mengumumkan rencana peluncuran nomor tunggal layanan darurat 112 oleh Bupati Luwu Timur dalam waktu dekat.

Layanan tersebut akan terintegrasi dengan OPD terkait guna mempercepat penanganan kondisi darurat di masyarakat.

Diskominfo-SP juga akan menghadirkan aplikasi “Lapor Pak Bupati” sebagai sarana pengaduan masyarakat sekaligus alat ukur respons dan kualitas pelayanan publik.

Menutup amanatnya, Andi Tabacina menginstruksikan seluruh OPD untuk menyesuaikan warna papan nama instansi menjadi putih.

Ia juga mengajak seluruh ASN turut menyebarluaskan informasi terkait percepatan pengusulan Geopark Matano sebagai geopark nasional.

“Salah satu indikator penilaiannya adalah sosialisasi yang luas kepada masyarakat, khususnya ASN. Mari kita saling bantu,” pungkasnya. (kf)

Pos terkait