Bentrok di KPU Luwu Timur, Komisioner di Evakuasi Ke Mapolres

Aksi unjuk rasa di Kantor KPU Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/10/2023) berakhir bentrok. Polisi terlibat aksi saling dorong dengan ratusan pengunjuk rasa.

LUWU TIMUR, SULSEL | TOP-NEWS.co.id – Antisipasi potensi kericuhan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Polres Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menggelar simulasi pengamanan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (14/10/2023).

Ketua KPU Luwu Timur, saat dievakuasi oleh Tim Resmob Polres Luwu Timur, ke Mapolres Luwu Timur saat bentrokan terjadi di Kantor KPU

Kegiatan yang melibatkan ratusan personil ini dipimpin langsung oleh Kapolres Luwu Timur, AKBP Silvester MM Simamora.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita laksanakan dengan kekuatan personil kurang lebih 300 orang, dibantu oleh TNI, satpol PP, dan Damkar,” ujar Kapolres Silvester.

Menurutnya, apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan saat pelaksanaan kegiatan nanti, Polres Luwu Timur telah mempersiapkan bantuan dari personil Brimob Kelompok Bantuan Operasi (BKO) baik dari TNI maupun Polda, serta Satpol-pp dengan total jumlah personil pengamanan mencapai 500 hingga 600 orang.

Dalam simulasi tersebut, Polres Luwu Timur memperagakan pengamanan dan membubarkan massa yang melakukan aksi anarkis dengan menembakan gas air mata serta penyemprotan water canon.

Selain itu, polisi juga melakukan evakuasi terhadap komisioner KPU jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh tim Resmob Polres Lutim.

Simulasi pengamanan ini, turut disaksikan oleh Ketua KPU Luwu Timur, perwakilan TNI, satpol PP, dan Damkar.

Langkah proaktif ini diharapkan dapat menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang Pemilu 2024 serta memberikan kepercayaan kepada masyarakat dalam pelaksanaan demokrasi yang tertib dan damai. (**)

Pos terkait