Aksi Pembusuran Picu Tawuran Pemuda di Bua Luwu, Pelaku Diamankan

Sejumlah personil aparat kepolisian masih berjaga di lokasi bentrokan antar warga yang terjadi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulsel, Sabtu (31/01/2026).

LUWU | TOP-NEWS.CO.ID – Tawuran antar kelompok pemuda kembali terjadi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Rabu (28/01/2026) sekitar pukul 22.30 WITA lalu.

Tawuran melibatkan kelompok pemuda dari Desa Tanarigella dengan gabungan pemuda Desa Padang Kalua dan Desa Barowa.

Bacaan Lainnya

Peristiwa ini diduga merupakan lanjutan dari konflik sebelumnya yang sempat diupayakan penyelesaian secara damai oleh Polsek Bua bersama Pemerintah Kecamatan Bua.

Berdasarkan hasil penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu, sebelum tawuran pecah, sekitar pukul 21.30 WITA, seorang warga Desa Tanarigella bernama Andri Bukardi (36), warga Dusun Campa, mengalami luka akibat terkena busur panah di bagian paha kanan.

Korban diduga dibusur oleh seorang pria berinisial D (25), yang merupakan warga Desa Barowa.

Aksi pembusuran tersebut diduga menjadi pemicu utama kembali memanasnya situasi hingga berujung pada tawuran antar kelompok pemuda.

Polisi menduga masih adanya pihak yang belum menerima sepenuhnya hasil perdamaian sebelumnya dan kembali melakukan provokasi.

Situasi yang semakin tidak kondusif membuat aparat kepolisian mengambil langkah pengamanan tambahan.

Pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 03.40 WITA, sebanyak kurang lebih 40 personel Brimob Batalyon D Pelopor Polda Sulawesi Selatan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengendalian massa.

Tim gabungan Brimob dan Polres Luwu kemudian melakukan penyisiran di wilayah kedua kubu yang terlibat tawuran.

Dalam penyisiran tersebut, polisi berhasil mengamankan D di kediamannya dan selanjutnya dibawa ke Polres Luwu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., menegaskan pihaknya akan terus melakukan pendalaman terkait motif kejadian serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri dan mempercayakan sepenuhnya penanganan permasalahan kepada pihak kepolisian. Siapa pun yang terbukti melanggar hukum akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres.

Hingga saat ini, kondisi di wilayah tersebut sudah mulai kondusif sementara pengamanan masih berjaga di lokasi. (**)

Pos terkait