Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman mengutus tim khususnya untuk membagikan ke Puskesmas wilayah kecamatan zona merah di Kabupaten Sinjai, Rabu, (13/05/2020) kemarin.

SINJAI | TOPNEWS.co.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kembali memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) di puskesmas.

Bantuan ini pun sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Provinsi Sulsel kepada tenaga medis.

Dalam penyalurannya, Andi Sudirman mengutus tim khususnya untuk membagikan ke Puskesmas wilayah kecamatan zona merah di Kabupaten Sinjai, Rabu, (13/05/2020) kemarin.

Adapun bantuan yang diberikan ke dua Puskesmas itu berupa baju hazmat, hand sanitizer (cairan pembersih tangan) dan masker kain.

Tim utusan Wagub Sulsel, Andi Alti menyampaikan, bahwa bantuan ini melalui Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19.

“Kami diamanahkan untuk mendistribusikan APD untuk tim medis di Puskesmas di kabupaten Sinjai,” ujar Andi Alti, Kamis (14/05/2020).

Selain itu, kata dia, bantuan APD ini pun akan disalurkan pula di puskesmas lainnya di Kabupaten Sinjai.

“Insya Allah menyusul ke Puskesmas Bikeru di kecamatan sinjai Selatan dan Puskesmas Manipi di Kecamatan Sinjai Barat,” jelasnya.

Terpisah, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa bantuan ini sebagai wujud mendukung tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam pelayanan ke masyarakat.

“Kita beri APD ke beberapa Puskesmas agar tim medis sebagai terdepan dalam memberi pelayanan kesehatan bisa memproteksi diri dari segala kemungkinan-kemungkinan pasien keluhan indikasi Covid-19 maupun OTG,” tuturnya.

Diketahui, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pun aktif memperhatikan kondisi para tenaga medis. Sebelumnya, Wagub telah menyalurkan bantuan APD di beberapa rumah sakit maupun Puskesmas di Sulsel. Beberapa diantaranya di RSUD Daya Makassar, RSUD Salewangang Maros dan di beberapa Puskesmas di Kabupaten Bone.

Diketahui, orang nomor dua di Sulsel ini pun juga pernah memberikan bantuan bingkisan berupa paket gizi untuk tenaga medis yang menangani pasien covid-19. (**)