Aparat TNI dan Polri di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melakukan penggrebekan terhadap lokasi perjudian sabung ayam, Jumat (06/03/2020).

MOROWALI | TOPNEWS.co.id – Aparat TNI dan Polri di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melakukan penggrebekan terhadap lokasi perjudian sabung ayam, Jumat (06/03/2020).

Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua ekor ayam serta uang tunai sebesar Rp 1,4 juta yang diduga miliki para pelaku. Bahkan petugas juga langsung membakar arena sabung ayam itu.

Penggrebekan sabung ayam ini dilakukan di Kecamatan Bahodopi, yang bertujuan sebagai wujud sinergitas antar TNI dan Polri dalam menciptakan suasana aman dan nyaman diwilayah Kabupaten Morowali, Sulteng.

Dalam penggrebekan lokasi sabung ayam ini, dipimpin langsung oleh Dandim 1311 Morowali, Letkol Inf Raden Yoga Raharja SE, MM, M.Ipol, yang didampingi oleh Pasi Intel Kapten Muhar, Kapolsek Bahodopi, Iptu Zulham SH serta anggota Kodim dan Polsek.

Letkol Inf Raden Yoga mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai wujud sinergita antara TNI-Polri dalam menindak penyakit masyarakat.

“Pada intinya ini adalah wujud sinergitas antar TNI dan Polri dalam memberantas penyakit masyarakat yang sangat meresahkan,” kata Letkol Inf Raden Yoga.

Selain itu, Dandim juga meminta masyarakat untuk menjauhi hal-hal yang dilarang oleh negara maupun agama.

”Lebih baik laksanakan kegiatan yang positif dan bermanfaat untuk diri sendiri maupun keluarga, jaga anak-anaknya jangan sampai terjerumus kegiatan-kegiatan negatif seperti sambung ayam, narkoba, minum -minuman keras, judi, dan lain sebaginya,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan akan menindaktegas bagi mereka yang melakukan tindakan melawan hukum, termasuk sabung ayam, narkoba dan lainnya.

“Selama saya menjadi Dandim di Morowali dan Morowali Utara tidak ada kompromi. Jangan harap pelaku-pelaku kegiatan diatas bisa melaksanakan kegiatan tersebut, karena yang akan menjadi korban adalan generasi muda penerus bangsa dan tidak akan saya biarkan para pengkhianat negara ini menghancurkan para generasi muda yang ada di Morowali khususnya dan pada umumnya bangsa Indonesia,” tegasnya. (Ful)