PALOPO | TOPNEWS.co.id – Wakil Rektor I Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palopo, Dr. Muammar Arafat, SH. MH, membantah adanya kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) di IAIN Palopo.

Hal tersebut disampaikan Dr. Muammar Arafat saat ditemui di ruang kerjanya di Gedung Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Kamis (12/09/2019).

Menurutnya, proses dari lahirnya uang kuliah tunggal (UKT/BKT) atau SPP di perguruan tinggi IAIN Palopo itu berasal dari mahasiswa sendiri.

“Mahasiswa yang telah ditetapkan UKTnya bisa mengajukan banding  apabila merasa keberatan dengan UKT yang telah diberikan,” kata Muammar Arafat.

Selain itu, Muammar juga membatah jika great satu UKT yang diperuntukkan untuk mahasiswa kurang mampu sudah ditutup di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

“Itu tidak benar, UKT untuk great 1 dan 2 masih tetap dibuka, bahkan sudah melewati batas kuota 5 persen berdasarkan PA,” terangnya.

Sebelumnya, telah diberitakan jika pihak kampus IAIN Palopo telah menetapkan UKT secara sepihak yang hanya membuka jalur pendaftaran mandiri melalui great 3 dan 4 dengan biaya kuliah sebesar Rp 2,7 juta per mahasiswa. Simak Videonya. (**)