LUWU | TOPNEWS.co.id – Ratusan rumah di dua desa di Kabupaten Luwu terendam banjir hingga mencapai satu meter. Banjir tersebut, terjadi Kamis (21/05/2020) malam.

Banjir terjadi akibat tanggul sungai Lamasi yang ada di Desa Pompengan Tengah, Kecamatan Lamasi Timur, jebol sepanjang dua ratus meter, sehingga meluap kepermukiman padat penduduk.

Kepala Desa Pompengan Tengah, Rustam mengatakan, bahwa banjir itu terjadi sekitar pukul 23.00 Wita Kamis malam, dan merendam ratusan rumah warga.

“Ketinggian air mencapai satu meter, sehingga warga terpaksa diungsikan ke rumah kerabat yang masih aman dari bencana banjir ini,” kata Rustan, Jumat (22/05/2020).

Selain merendam permukiman warga, lanjut Rustan, banjir juga memutuskan akses jalan sehingga mengakibatkan warga terisolir.

“Sebagian warga terisolir, karena air luapan sungai Lamasi juga terendam. Bahkan arus air deras, sehingga sulit untuk dilalui,” tambahnya.

“Karena derasnya arus yang masuk kepermukiman warga, akibatkan sejumlah rumah warga rusak parah bahkan ada yang hanyut,” terang Kades Pompengan Tengah itu.

Sementara itu, menurut pengakuan salah seorang korban banjir, Muriadin, bahwa semua harta bendanya hanyut bersama dengan rumah.

“Saya hanya bisa menyelamatkan mesin cuci, itupun sempat nyangkut dipohon sehingga bisa diselamatkan. Kulkas, Tv dan yang lainnya ikut hanyut,” katanya.

Ia berharap agar pemerintah setempat bisa segerah menyalurkan bantuan berupa makanan dan air bersih. (**)