Kepala OJK Regional 6 Sulampua Nurdin Subandi, usai menghadiri Rapat Pleno TPAKD bersama Bupati, langsung melakukan peninjauan di beberapa lokasi UMKM di Luwu Utara, khususnya di Masamba, Rabu (04/03/2020).

LUTRA | TOPNEWS.co.id – Komitmen Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menjadikan Luwu Utara sebagai Kabupaten UMKM di Provinsi Sulawesi Selatan terbukti tidak bertepuk sebelah tangan.

Dua tahun sejak ia mengutarakan keinginannya menjadikan Luwu Utara sebagai Kabupaten UMKM, telah tercatat ada 12.980 UMKM yang terdiri dari usaha mikro 12.790, usaha kecil 150, dan usaha menengah 400.

Melihat angka-angka ini, bisa disimpulkan bahwa pelaku usaha mikro masih mendominasi di Lutra, yakni 97,5%. Nah, berdasarkan data ini pula, Kepala OJK Regional 6 Sulampua Nurdin Subandi, usai menghadiri Rapat Pleno TPAKD bersama Bupati, langsung melakukan peninjauan di beberapa lokasi UMKM di Luwu Utara, khususnya di Masamba, Rabu (04/03/2020).

Nurdin tidak sendiri, ia didampingi Deputi Direktur Kemitraan OJK Regional 6 Sulampua Ahmad Murad dan Kepala Biro Ekbang Setda Sulsel Since Erna Lamba, dan Kepala DP2KUKM Lutra, Muhammad Kasrum. Dua UMKM yang dikunjungi adalah Farhan dan Challodo.

“UMKM di sini memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat berkembang dan bersaing di pasar yang lebih besar,” kata Nurdin.

Menurut dia, agar bisa lebih berkembang, UMKM di Luwu Utara perlu ditunjang dengan pendampingan untuk dapat membuat produk yang lebih inovativ dan variatif dengan packaging yang mencirikan karakteristik Luwu Utara.

“Biar bisa lebih dikenal lagi, baik di dalam maupun luar negeri, sebagai buah tangan wisatawan. Di samping itu, perlu juga media promosi, baik melalui media massa ataupun media sosial,” terangnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Bupati Luwu Utara beserta jajarannya, dalam hal ini Perangkat Daerah terkait, DP2KUKM, yang selalu maksimal dalam melakukan pendampingan terhadap UMKM yang ada di Luwu Utara.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati beserta jajarannya, dalam hal ini Kadis P2KUKM, dalam pendampingan terhadap UMKM untuk memperbesar skala usaha UMKM di Luwu Utara,” pungkasnya. (LH)