Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Luwu Utara, Tafsil Saleh, saat membawa sambutan pada acara bimbingan teknis (Bimtek) pengurus karang taruna, di Aula Hotel Remaja Indah Masamba, Selasa (20/08/2019) malam.

LUTRA | TOPNEWS.co.id – Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengurus karang taruna, di Aula Hotel Remaja Indah Masamba, Selasa (20/08/2019) malam.

Bimtek tersebut merupakan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesejahteraan sosial masyarakat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinsos Lutra, Jufri menyatakan, bahwa bimtek itu digelar untuk memberikan motivasi kepada pengurus karang taruna dalam meningkatkan SDM agar mampu mengelola SDA atau kearifan lokal.

“Sekaligus untuk menambah pengetahuan, pemahaman dan wawasan pengurus karang taruna terhadap organisasi. Baik yang dibentuk oleh kecamatan maupun desa atau kelurahan,” kata Jufri.

Sementara itu, Pj Sekda Luwu Utara, Tafsil Saleh, yang mewakili Bupati Luwu Utara dalam sambutan mengatakan, penyelenggaraan kesejahteraan sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga merupakan tanggung jawab masyarakat.

Menurutnya, itu sejalan dengan UU RI Nomor 11 Tahun 2019 tentang kesejahteraan sosial, dan peraturan menteri sosial RI Nomor 77/HUK/2010 tentang pedoman Dasar Karang Taruna.

“Masyarakat baik secara perseorangan maupun organisasi membutuhkan pembinaan, arahan dan berbagai bentuk kegiatan pemberdayaan lainnya secara berkesinambungan agar dapat berperan aktif dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” jelas Tafsil.

Pemberdayaan karang taruna, kata Tafsil, dimaksudkan untuk menumbuhkan, meningkatkan, dan mengembangkan upaya karang taruna dalam melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial terutama generasi muda yang ada di desa atau kelurahan secara terpadu, terarah, menyeluruh dan berkelanjutan.

“Untuk itu pembinaan dan pemberdayaan anggota masyarakat atau warga karang taruna, pemerintah pusat telah memberi peluang kepada pemerintah desa untuk mengalokasikan anggaran pemberdayaan kepemudaan dan lembaga kemasyarakatan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) setiap tahun,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 70 peserta, yang terdiri dari 10 orang pengurus karang taruna kecamatan, dan 60 orang pengurus karang taruna desa/kelurahan.

Diketahui, Pemda Lutra pada tahun 2019 telah menugaskan pengurus karang taruna Bakti Karya Desa Kalitata, Kecamatan Malangke Barat, mewakili kabupaten dalam mengikuti seleksi pilar-pilar Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) tingkat Provinsi Sulsel dengan meraih peringkat III. (Hms)