LUWU | TOPNEWS.co.id – Pasca bencana angin puting beliung yang melanda tiga desa di Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin sore kemarin, tim relawan terus berdatangan untuk membantu para korban.

Tak terkecuali dari Relawan Gabungan Pencinta Alam (PA) Luwuraya yang terus mendampingi warga yang menjadi korban bencana angin puting beliung di Desa Salupao, Kecamatan Lamasi Timur.

Koordinator Relawan Gabungan Pencinta Alam Luwuraya, Patri Paduli, mengatakan bahwa hingga saat ini mereka telah melakukan assesmend serta membantu warga untuk melakukan evakuasi harta benda warga yang tertimbun bangunan akibat puting beliung.

“Tim relawan gabungan pencipta alam se-Luwuraya ini, akan membantu warga melakukan pembersihan puing bangunan yang rubuh, serta menyalurkan bantuan logistik bagi para korban,” kata Patri.

Selain itu, kata dia, pihaknya bersama puluhan relawan PA lainnya akan membantu warga untuk membenahi rumah yang terdampak puting beliung tersebut.

“Kami siap membantu para korban, baik untuk pembersihan rumah, mau pun membantu pembenahannya,” terang Patri.

Tim relawan gabungan PA se-Luwuraya sudah tiba di lokasi bencana sejak Senin sore kemarin. Bahkan mereka terlibat langsung melakukan evakuasi terhadap korban meninggal dunia yang tertimpa bangunan.

Diketahui, dari hasil assesmend Tim Relawan Gabungan PA se-Luwuraya, sebanyak 90 rumah warga mengalami kerusakan, dan 31 diantaranya mengalami rusak parah.

Hingga saat ini tim relawan gabungan PA se-Luwuraya akan tetap bertahan di posko yang bertempat di Kantor Desa Salupao, untuk membantu para korban dengan waktu yang tidak ditentukan. (**)