Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Palopo, mengakibatkan jalur trans sulawesi poros Palopo - Toraja tertutup longsor sepanjang empat puluh meter di Km 23, Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Jumat 05 April 2019 kemarin.

TOPNEWS.id|Palopo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Palopo, mengakibatkan jalur trans sulawesi  poros Palopo – Toraja tertutup longsor sepanjang empat puluh meter di Km 23, Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Jumat 05 April 2019 kemarin.

Hingga Sabtu pukul 11.30 wita, material longsor masih menutupi badan jalan, sehingga menyebabkan antrian kendaraan sepanjang 2 Km dari kedua arah.

Satu unit alat berat yang diturunkan oleh pihak Bina Marga, masih melakukan evakuasi material tanah yang disertai dengan batu besar serta batang pohon.

Banyaknya kendaraan yang terus menumpuk di jalan poros Palopo-Toraja, membuat pihak Bina Marga kesulitan melakukan mobilisasi alat berat ke lokasi longsor. Sehingga untuk mempercepat evakuasi material longsor, pihak TNI-Polri bersama warga turut membantu mengangkat batu yang memenuhi badan jalan.

Danramil Kota Palopo, Kapten Kapten Inf Alex yang berada dilokasi mengatakan hingga saat ini kendaraan terus menumpuk sepajang 2 Km dari kedua arah. Sulitnya melakukan mobilisasi alat berat, menyebabkan petugas kewalahan melakukan evakuasi bongkahan tanah yang disertai batu besar yang menimbun badan jalan.

“Saat ini akses jalan masih lumpuh, sehingga menyebabkan kendaraan terus menumpuk dari kedua arah,” kata Kapten Inf Alex.

Sementara itu, ratusan pengguna jalan yang tertahan di lokasi longsor sejak malam tadi, hanya bisa pasra menunggu akses jalan terbuka.

“Sejak semalam kami tertahan disini, jadi untuk bisa makan harus mencari warung terdekat,” kata Saing, salah seorang pengendara. (**)