JAKARTA – Aksi tim nasional Indonesia U-19 dalam dua lawan International U-19 Friendly Tournament 2020 sudah menunjukkan progres peningkatan. Skuad Garuda Muda hanya harus lebih percaya diri untuk menunjukkan potensinya saat menghadapi tim yang lebih kuat.

Dilansir dari SINDOnews, Witan Sulaeman dkk akan melakoni laga pamungkas melawan Arab Saudi di Sveti Martin na Mauri. Ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi timnas U-19 untuk menunjukkan progres pemusatan latihan yang sudah berlangsung sejak pertengahan Agustus lalu.

Secara kualitas, Arab Saudi masih di bawah dua tim yang menjadi lawan skuad Garuda Muda sebelumnya, yakni Bulgaria dan Kroasia. Terbukti, tim asal Timur Tengah tersebut juga belum mampu mendulang kemenangan dari dua laga setelah kalah 2-3 dari Bulgaria dan 3-4 saat berhadapan dengan tuan rumah.

Namun, bukan berarti Arab Saudi akan menjadi lawan mudah dalam lagi nanti. Mampu mencetak lima gol dari dua pertandingan merupakan bukti jika Arab Saudi berpotensi kembali merepotkan skuad Garuda Muda yang sejauh ini masih dalam proses pembentukan tim.

Faktor lainnya adalah catatan kurang bagus timnas Indonesia dari semua level usia saat berhadapan dengan tim-tim asal Timur Tengah. Keunggulan postur dan gaya permainan keras mengandalkan fisik diperkirakan akan menjadi tantangan anak asuh Shin Tae-yong dalam lagi nanti.

Tidak hanya itu, Arab Saudi diyakini tidak ingin mengakhiri turnamen tanpa poin. Karena itu, Witan Sulaeman dkk wajib mewaspadai motivasi Arab Saudi untuk mendulang kemenangan dalam laga nanti.

Namun demikian, Garuda Muda bukan tanpa modal positif jelang laga kontra Arab Saudi. Meski kalah dalam dua pertandingan, sisi positifnya timnas U-19 sudah bisa mencetak satu gol dalam laga kontra Kroasia. Amiruddin Bagas Kaffa menyumbangkan gol semata wayang lewat sepakan kerasnya.

Padahal, pada laga perdana melawan Bulgaria, mereka nyaris tidak mampu mengembangkan permainan. Sepanjang pertandingan, Garuda Muda dipaksa bermain di bawah tekanan dan hanya bermain bertahan.

Pelatih Tae-yong menyebut mental bermain skuad Garuda Muda masih harus diasah agar lebih percaya diri di dalam lapangan. Alasannya, anak asuhnya kerap kehilangan momentum yang seharusnya bisa menjadi pembeda jika dimanfaatkan dengan baik. Dia mencontohkan dalam laga kontra Kroasia di mana ada beberapa momentum, namun tidak dieksekusi dengan baik.

“Ada momentum yang seharusnya bisa dieksekusi dengan baik, namun tidak dieksekusi. Kekurangan ini harus diperbaiki karena memang tim masih berproses dengan latihan intensitas tinggi, terutama peningkatan fisik pemain,” katanya.

Sebagai persiapan menghadapi Arab Saudi, skuad timnas U-19 sudah menjalani latihan recovery. Pelatih Tae-yong diprediksi akan kembali memberi kesempatan kepada punggawanya yang belum sempat tampil pada dua pertandingan awal.

“Saat ini tim sudah menjalani latihan recovery setelah pertandingan melawan Kroasia. Kami sudah sangat siap menghadapi Arab Saudi. Mudah-mudahan bisa meraih hasil bagus,” ujar penjaga gawang Muhammad Adi Satryo, dilansir laman PSSI.

Setelah mengikuti International U-19 Friendly Tournament 2020, skuad Garuda Muda akan melanjutkan training centre di Kroasia. Sejumlah tim sudah dikonfirmasi akan menjadi lawan tanding seperti Qatar, Bosnia-Herzegovina, dan tim papan atas Kroasia Dynamo Zagreb. (*)