Kepala Bagian Organisasi Setda Lutra, Muhammad Hadi, saat memimpin Rapat Persiapan Penyusunan Peta Probis, Senin (02/03/2020) kemarin.

LUTRA | TOPNEWS.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah berencana menyusun Peta Proses Bisnis (Probis) pada Maret ini.

Hal ini diungkap Kepala Bagian Organisasi Setda Lutra, Muhammad Hadi, saat memimpin Rapat Persiapan Penyusunan Peta Probis, Senin (02/03/2020) kemarin.

Hadi menyebutkan, Peta Probis masih terbilang baru di Luwu Utara, sehingga dibutuhkan komitmen dan kolaborasi antar-Perangkat Daerah untuk menyusunnya.

“Peta Probis ini terbilang masih baru, belum pernah kita lakukan, bahkan bentuk dokumennya juga masih dipelajari. Penyusunan Peta Probis kita rencanakan bulan ini,” kata Hadi.

Di hadapan para Kasubag Perencanaan dan Pelaporan, Hadi menjelaskan bahwa Peta Probis adalah serangkaian aktivitas kerja terstruktur yang menggambarkan keterkaitan antara satu Perangkat Daerah dengan Perangkat Daerah (PD) lainnya yang menghasilkan keluaran aktivitas sesuai dengan kebutuhan pengguna atau penerima layanan.

Kenapa Probis ini penting? Hadi menjelaskan, Peta Probis adalah turunan dari visi, misi, tujuan dan sasaran PD, sehingga dibutuhkan hubungan kerja antara satu PD dengan PD lainnya di dalam mendorong pencapaian visi dan misi masing-masing PD.

“Tidak ada tawar menawar lagi karena Probis ini bagian dari penilaian reformasi birokrasi,” tandasnya.

Dinukil dari website resminya, Kementerian PANRB mendorong setiap pemerintah daerah untuk menyusun peta probis. Namun yang sudah memiliki, diminta untuk segera menerapkan proses bisnis yang sudah disusun.

Dengan terbitnya Permen PANRB 19 Tahun 2018 tentang Penyusunan Peta Proses Bisnis, bagi PD yang sudah menyusun peta proses bisnis dapat segera menyesuaikan dengan peraturan ini. (LH)