LUTRA – Kasus positif covid-19 di Luwu Utara masih terus terjadi. Namun dua hari terakhir, belum ada penambahan kasus positif. Sebaliknya, hari ini, Minggu 12 Juli 2020, terjadi penambahan orang yang mengalami kesembuhan dari covid-19, sebanyak 3 orang. Total sudah ada 46 orang yang sembuh dari covid-19. Jika dipersentasekan, maka tingkat kesembuhan di Luwu Utara kini mencapai 82,1 persen.

“Kasus konfirmasi positif covid-19 belum mengalami penambahan sampai hari ini, masih tetap 56 kasus. Malah sebaliknya kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 3 orang. Total sembuh menjadi 46 orang,” ungkap Juru Bicara Penanganan Covid-19, Komang Krisna, Minggu (12/7/2020), di Masamba. Pengungkapan kasus masih terus dilakukan melalui upaya tracing dan testing yang dilakukan Tim Gerak Cepat (TGC).

Salah satu yang menjadi prioritas TGC adalah testing melalui skrining rapid test yang terus gencar dilakukan terhadap Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) di setiap kecamatan, termasuk kecamatan di wilayah terpencil seperti Rongkong, Seko dan Rampi. “Insya Allah, rapid test terhadap PPDP ini akan rampung besok, Senin 13 Juli 2020,” terang Komang. Sampai hari ini, TGC telah memeriksa PPDP sebanyak 326 orang, dan 4 orang reaktif.

“Yang reaktif ini akan ditindaklanjuti dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan swab test atau uji PCR di BBLK Makassar,” jelas dia. Kabid Pendendalian Penyakit Dinkes Lutra ini menambahkan, pandemi covid-19 merupakan super spreader, di mana hanya dalam waktu 4-5 bulan sudah menyerang lebih dari 200 negara, dengan puluhan juta kasus dan ratusan ribu angka kematian di seluruh dunia.

“Berhentilah saling menyalahkan. Ada baiknya menata konsep berfikir dengan sumbangsih pemikiran yang lebih bijaksana dalam pengendalian covid-19,” ajak dia. Terkait transmisi terbaru covid-19 melalui udara, perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak. “Penularan human to human transmission saja, penularan virus ini cepat. Tetap ikuti protokol kesehatan dengan ketat biar kita semua selamat dan keluar dari situasi ini,” pungkasnya. (hms)