Rumah Sakit (RS) PT Vale Indonesia, di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur.

LUWU TIMUR | TOPNEWS.co.id – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Luwu Timur dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit PT. Vale, setelah dilakukan observasi diruang perawatan isolasi dalam penanganan virus corona (Covid-19), Kamis (02/04/2020) kemarin.

Kabar itu beredar bahwa seorang pasien PDP ini, berumur 34 tahun. Beralamatkan Kecamatan Nuha, Luwu Timur.

Direktur Rumah Sakit PT. Vale, dr Oki Yancy mengatakan, untuk informasi pasien tersebut hanya melalui dinas Kesehatan Luwu Timur.

“Maaf, info pasien hanya melalui dinkes,” singkatnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Dinas kesehatan Luwu Timur, Rosmini pandin, menjelaskan secara gamblang bahwa benar adanya pasien PDP yang meninggal di RS Sorowako sekitar pukul 21.30 Wita, malam.

“Kirimkan doa, semoga alhamahrum mendapatkan tempat yang terbaik disisinya… Amiin,” kata Rosmini.

Almarhum akan dimakamkan sesuai standar WHO, maksimal 4 jam dan walaupun hasil swapnya belum ada dan kesepakatan pihak keluarga.

“Sesuai protokol dan keluarga pasien setuju,” katanya mantan direktur RSUD I Lagaligo Wotu, Luwu Timur ini.

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Luwu Timur, belum menjelaskan riwayat perjalanan pasien PDP tersebut.

“Belum ada info resmi dikeluarkan oleh pihak RS PT. Vale, ” tambah Rosmini.

Sebelumnya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 6 orang, 2 orang dirawat RS. PT Vale, Dua orang di rujukan RSUD Pare-pare dan Tana Toraja, dan dua orang lainnya dilakukan isolasi mandiri.

Jumlah kasus Orang Dalam Pengawas (ODP) 226 orang, dan 1 orang dinyatakan positif terjangkit virus Corona. (ded)