PALEMBANG – Memiliki motor sendiri sudah menjadi keinginan M Andi (22) sejak masih duduk di bangku SMP pada 2012 lalu. Sejak itu Andi rajin dan konsisten menabung uang dari hasil membantu ibunya di warung.

Uangnya sisihkan baik dalam bentuk receh maupun uang kertas. Hingga pada Agustus 2020 uang tabungannya terasa cukup, Andi memberanikan diri mendatangi diler untuk membeli sepeda motor impian. Andi memilih untuk membawa hasil tabungannya ke salah satu diler Honda di Palembang yaitu Astra Motor Sukarami. Tabungannya itu langsung dibawa dengan menggunakan karung.

Sampai di diler, Andi memilih Honda Supra GTR 150 untuk dibelinya. Saat proses pembayaran, sales dan frontline Astra Motor Sukarami dibuat kewalahan, karena mereka harus menghitung uang koin yang digunakan Andi. Butuh waktu lebih dari empat jam untuk menghitung semua uang.

“Setelah dihitung bersama, uang koin yang saya miliki bernilai Rp10 juta. Sedangkan harga sepeda motor Honda Supra GTR 150 sebesar Rp 24.650.000. Sisanya saya bayar menggunakan uang kertas, secara tunai,” ungkap Andi ketika hendak membawa pulang Honda Supra GTR di Diler Astra Motor Sukarami seperti dilansir dari SINDOnews.

Menurut pengakuan Andi, uang ini merupakan hasil tabungannya sejak lulus SMP, lalu dirinya menyisihkan setiap hari sebesar Rp7.000 dari hasil membantu ibu di warung.

“Motor ini nantinya akan digunakan untuk saya beraktivitas sehari – hari berangkat ke kampus dan juga mengantar ibu untuk belanja keperluan warung,” katanya.

Marketing Head Astra Motor Sumatera Selatan, Julius Armando mengatakan, sangat senang bisa mewujudkan impian Andi untuk memiliki satu unit sepeda motor.

“Konsumen membayar (transaksi) dengan metode pembayaran apapun akan kami layani, dan kami bantu sehingga kepuasan konsumen menjadi tujuan utama kami,” ujarnya, Jumat (28/8/2020). (*)