Dedi Mulyadi tetesakan air mata saat menelpon Rizal penjual jalangkote

TOP-NEWS.co.id – Anggota DPR Fraksi Golkar Dedi Mulyadi meneteskan air mata saat menghubungi Rizal bocah penjual jalangkote yang video perundungan atau bullying terhadapnya viral di media sosial.

Dedi mengaku tidak bisa tidur setelah mendengar kabar bullying tersebut. Bahkan dia sampai meneteskan air mata ketika menghubungi orang tua Rizal.

Hal ini terungkap dalam video yang diunggah Dedi di akun Facebooknya, pada Senin (18/5/2020).

Dalam video berdurasi 5.23 menit itu, Dedi awalnya meminta kepada orang tuanya Rizal untuk dihubungkan dengan bocah tersebut.

Melalui telepon, Dedi berkata, “Saya dari malam enggak bisa tidur lihat video adik Rizal. Sekarang adik Rizal nya dimana? Boleh video call enggak? Saya ingin ikut support.”

“Saya enggak tahan, dari malam nangis,” kata mantan Bupati Purwakarta periode 2008-2013 itu.

Tak berapa lama, Dedi berhasil bertatap muka dengan Rizal melalui video call. Ia pun memberika semangat dan dukungan kepada bocah berusia 12 tahun yang tinggal di Bonto Bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.

“Rizal apa kabar, sehat ya, Rizal nya semangat jualan terus ya. Itu nanti sepedanya diganti sama yang baru ya. Buat jualannya nanti ditambah lagi ya,” kata Dedi kepada Rizal melalui video call.

“Semangat terus, biar jadi orang sukses. Sabar ya,” imbuhnya.

Dedi kemudian menutup telepon. Ia meminta nomor rekening orang tua Rizal untuk menyalurkan bantuannya.

Lalu di tengah-tengah berbicara, mantan Bupati Purwakarta ini meneteskan air mata.

“Saya memang dekat sama anak-anak, Pak,” ucap Dedi sambil membasuh peluh dan air mata.

Ia pun memberi saran kepada ayah Rizal bahwa pelaku perundungan biar tetap ditangani oleh kepolisian berdasarkan proses hukum yang berlaku.

“Yang paling utama, Rizal tetap semangat. Jaga oleh bapak. Saya minta nomornya (rekening–red). Saya enggak ada maksud apa-apa, saya sangat sayang sama Rizal,” kata Dedi yang terbata-bata karena menahan tangis.

Dedi berharap agar Rizal tetap semangat berjualan. “Peristiwa itu adalah pembelajaran bagi Rizal, untuk Rizal menjadi orang hebat, dan itu tantangan,” ucapnya kepada ayah Rizal.

Menurut pengakuan Dedi, Rizal memberikan sesuatu kepadanya yang sangat berharga. Peristiwa perundungan yang dialami Rizal ini mengingatkan Dedi pada kisah masa kecilnya.

“Pengalaman Rizal mengingatkan saya pada kisah masa kecil saat berjualan es. Saya mengalami peristiwa yang sama. Untuk Rizal, saya titip bekal dan modal usaha,” tulis Dedi dipostingan tersebut.

“Semoga tidak ada Rizal-rizal yang lain. Aamiin,” imbuhnya.

Sebelumnya, vVideo bocah penjual gorengan yang dibully, dipukul, dibanting, dan ditertawakan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Bonto Bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.