TOPNEWS.CO.ID – Direktur Lembaga Advokasi dan Pedidikan Anak Rakyat LAPAR Sulsel, Muhammad Iqbal Arsyad, merespon adanya razia buku di salah satu Mal di Makassar.

Menurutnya tindakan tersebut dapat mencedarai kehidupan berdemokrasi di Indonesia, terutama terkait akses publik terhadap sumber-sumber informasi.

“Dalam konstitusi kita sudah menjamin bahwa tiap-tiap warga negara dijamin kemerdekaannya dalam mengeluarkan pikiran baik dalam bentuk lisan ataupun tulisan,” tuturnya.

Selain itu tindakan razia ini juga merupakan bentuk pengekangan terhadap kebebasan berkarya dan bersekpresi.

“Maka dari itu atas nama LAPAR Sulsel, kami berharap agar pihak pemerintah dapat mengambil tindakan tegas terkait hal di atas,” jelasnya.

Sebelumnya, razia buku lelompok yang mengatasnamakan Brigade Muslim Indonesia (BMI) melakukan razia buku di salah satu Mal, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/8/2019).