LUTRA | TOPNEWS.co.id – Satu lagi kasus konfirmasi positif covid-19 terjadi di Luwu Utara. Kasus positif ini menjangkiti seorang pelajar yang ingin kembali menempuh pendidikan di Magelang, Jawa Tenga. Kasus ini berinisial IA (15), beralamat di Kecamatan Masamba.

Demikian diungkap Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk Penanganan Covid-19, Komang Krisna, Kamis (2/7/2020), di Masamba.

Dengan adanya penambahan satu kasus, maka jumlah kasus positif covid-19 di Luwu Utara kini menjadi 51 kasus.

Rincian 51 kasus ini adalah 38 sembuh, 12 dikarantina/dirawat, dan satu meninggal. Langkah selanjutnya yang dilakukan terhadap kasus positif ini adalah dengan melakukan upaya contact tracing terhadap orang yang kontak erat dengan kasus tersebut.

Hal ini dilakukan guna mencegah meluasnya penyebaran covid-19.

“Testing rapid test terus kita lakukan terhadap para pelajar dan pelaku usaha lainnya, dan ini cukup baik dalam mendeteksi secara dini kasus konfirmasi positif covid-19,” kata Komang.

Menurut dia, beberapa kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang terjadi di Luwu Utara, berawal dari testing rapid test secara gratis yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara melalui Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan.

“Kontribusi testing yang agresif dalam pemastian pemutusan mata rantai dan pelandaian kurva pandemi covid-19 sebesar 40%. Ini sangat strategis untuk dilaksanakan secara komprehensif,” terang Kabid Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan ini.

Sebaliknya, kata dia, meniadakan testing rapid test yang agresif pada pengendalian covid-19, ibarat menumbuhsuburkan covid-19 yang tinggal menunggu waktu meledak dalam bentuk volcano/erupsi pandemi covid-19.

“Semoga ini tidak terjadi,” imbuhnya.

Untuk itu, dia berharap, petugas kesehatan, TNI/Polri serta seluruh tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat agar bisa menjadi role model dalam penerapan protokol kesehatan.

“Ayo kita pegang motto ‘sehat dimulai dari saya’,” pungkasnya. (LH)