Juru bicara (Jubir) Penangan Covid-19 Kota Palopo, dr Ishaq Iskandar, yang juga merupakan Asisten III Pemkot Palopo.

PALOPO | TOPNEWS.co.id – Juru Bicara (Jubir) penanganan Covid-19 Kota Palopo, dr Ishaq Iskandar menanggapi informasi yang beredar dikalangan masyarakat yang menyebut adanya kesalahan diagnosa terhadap pasien yang dinyatakan positif Corona di Kota Palopo.

Menurutnya, informasi tersebut tidak benar adanya sebab tidak ada data yang menguatkan terkait informasi tersebut.

““Kita punya hasil swab dari BBLK Makassar. Jadi kalau ada yang bilang negatif, mungkin bisa disampaikan dari lab mana dan kapan dilakukan tesnya,” jelas dr. Ishak Iskandar saat dihubungi via WhatsApp, Sabtu (02/05/2020) pagi.

Diketahui, masyarakat saat ini telah dihebohkan dengan beredarnya informasi tentang kesalahan hasil tes pada Pasien Positif Covid-19 di Palopo.

Pemilik akun Rahmat telah menulis status dihalaman facebooknya, dengan mengatakan HY (28) Warga Kel. Balandai yang menetap di Kel. Luminda negatif Covid-19.

Hal tersebut menjadi viral di media sosial, bahkan sebagian masyarakat mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya itu.

Asisten III Pemkot Palopo ini tidak menapikkan jika hasil rapid test HY di Makassar negatif, namun tes Swab hasilnya positif.

“Rapid test pertama negatif, rapid kedua positif. Makanya kami lakukan tes swab dan hasilnya positif,” katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Yang terpenting mari kita berikan dukungan moril terhadap pasien agar segera diberi kesembuhan,” pungkasnya. (cha)