Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), jelang puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24, di Aula Pertemuan BTIKK Provinsi Bali, Selasa (27/08/2019) kemarin.

BALI | TOPNEWS.co.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), jelang puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24, di Aula Pertemuan BTIKK Provinsi Bali, Selasa (27/08/2019) kemarin.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BPPT, Hammam Riza sebagai pihak pertama dan Kepala Balitbangda Lutra, Anugerah M. Ali Anwar perwakilan Pemda Luwu Utara sebagai pihak kedua.

MoU ini terkait dengan pengkajian, penerapan dan pemasyarakatan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

“Salah satu isi kesepakatan adalah bagaimana kedua belah pihak sepakat mengembangkan dan memanfaatkan potensi daerah serta meningkatkan kapasitas masyarakat dan lembaga-lembaga daerah melalui penerapan dan pemasyarakatan teknologi guna mendukung pembangunan di Luwu Utara,” tutur Anugerah usai penandatangan MoU tersebut.

Adapun bentuk kerjasama yang akan dilakukan, kata Anugerah, meliputi penelitian dan pengembangan teknologi baru, tukar menukar data dan informasi, pendidikan dan pelatihan, pemanfaatan dan penerapan hasil-hasil penelitian yang telah ada, serta bantuan teknis lainnya yang telah disepakati kedua belah pihak.

“Semoga dengan adanya penandatanganan MoU ini mampu mendukung dan mengakselerasi pembangunan teknologi serta memperkuat lahirnya inovasi-inovasi lain di Kabupaten Luwu Utara,” kata Anugerah.

Diketahui, penandatanganan MoU ini juga dihadiri oleh sejumlah Kepala Daerah, termasuk Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. (Hms)