LUTIM – Para petani di Kabupaten Luwu Timur menerima bantuan bibit kakao sambung pucuk tahun 2019. Bantuan bibit kakao diserahkan Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler didampingi Anggota DPRD, KH. Suardi Ismail dan Kepala Dinas Pertanian, Nurlang di Kantor Dinas Pertanian, Jumat (20/12/2019).

Nurlang mengatakan, bantuan bibit kakao sambung pucuk merupakan program prioritas atau kegiatan prioritas (KP1) Dinas Pertanian bidang perkebunan dengan target 2016-2021 seluas 5000 hektar dan telah terealisasi setiap tahunnya.

Untuk tahun 2017, telah terealisasi bibit kakao 354.617 untuk lahan seluas 424,58 hektar. Kemudian tahun 2018 bantuan bibit kakao sebanyak 935.597 untuk lahan seluas 1.033,82 hektar dan tahun 2019 bantuan bibit diserahkan berjumlah 911.807 untuk lahan seluas 1.117,81 hektar.

Jika dijumlah keseluruhan telah tersalur bibit kakao sebanyak 2.202.021 bibit kakao dengan luas lahan berjumlah 2.585,81 hektar atau setara 51,72 persen. Husler dalam sambutannya mengatakan, bantuan bibit kakao sambung pucuk ini memang telah dipersiapkan Pemerintah daerah untuk petani kakao dalam rangka mendukung dan mengembalikan kejayaan kakao di Kabupaten Luwu Timur.

Menurutnya, sektor perkebunan merupakan sub sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam memberikan sumbangan bagi devisa negara setelah tambang. Salah satu komoditi unggulan perkebunan yang banyak diusahakan oleh petani pekebun adalah komoditi kakao.

Penggunaan bibit kakao sambung pucuk dimaksudkan untuk menggantikan kakao yang sudah tidak produktif. Disinilah peran Pemerintah untuk membantu petani kakao melalui bantuan bibit agar petani tetap produktif.

“Pemerintah siap mendukung peningkatan produksi kakao. Mari kita kembalikan kejayaan kakao di Luwu Timur,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)