Striker Machester City, Sergio Aguero diapit dua pemain Crystal Palace

TOP-NEWS.CO.ID- Usai ditahan imbang Crystal Palace di Stadion Etihad, Sabtu (18/1/2020) malam tadi.

Asa Manchester City untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris dipastikan bakal semakin sulit. Menyusul hasil mengecewakan terbaru mereka.

Bahkan hingga pekan ke-23 Liga Inggris mereka masih tertinggal 13 dari Liverpol yang masih kokoh dipuncak klasemen Liga Inggris.

Sementara Liverpool, masih memiliki 2 pertandingan sisa lebih banyak daripada Manchester City. Apabila Liverpool memenangi dua pertandingan tersebut, defisit Manchester City akan menjadi 19 poin dengan kompetisi tinggal menyisakan 15 pertandingan.

Sebelum ditahan imbang Crystal Palace 2-2 dikandang mereka, City pernah diimbangi Tottenham Hotspur 2-2.

Kemudian kalah 0-2 dari Wolverhampton Wanderers, dan kalah 1-2 dari Manchester United.

The Citizens baru mengoleksi 48 poin dari kemungkinan maksimal 69 yang bisa diraih dalam 23 pertandingan. Pada musim ini, pasukan Pep Guardiola sudah kehilangan 21 poin.

Harapan The Citizen untuk menjaga gelar mereka sudah hampir pasti tidak akan terjadi. Dalam empat musim sebelumnya di mana The Citizens mampu menjuarai Premier League, jumlah kehilangan poin terbanyak mereka adalah 28 yang terjadi pada musim 2013-2014.

Saat menjadi kampiun pada 2011-2012, Manchester City kehilangan 25 poin. Ketika meraih trofi juara dalam dua musim sebelum ini, City bahkan hanya kehilangan 14 poin (2017-2018) dan 16 poin (2018-2019).

Yang membuat peluang Manchester City mempertahankan gelar juara menjadi sangat tipis adalah kuota kehilangan poin musim ini tampaknya tidak bisa sebesar saat mereka menjadi juara.

Bahkan bisa jadi kuota kehilangan poin itu sekarang hanya 1 poin. Pasalnya, Liverpool sejauh ini baru kehilangan 2 poin. Kalau mau menjadi juara, sebuah tim harus lebih bagus daripada Si Merah. (*/Key)