Luwu Utara —  Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Luwu Utara meminta seluruh pihak tetap menahan diri untuk tidak menciptakan kerumunan yang lebih besar dalam pelaksanaan kampanye Pilkada Serentak 2020 di Luwu Utara. Hal ini ditegaskan Juru Bicara GTPP Covid-19 Luwu Utara, Komang Krisna, Minggu (27/9/2020), di Masamba.

“Pilkada itu selalu melibatkan ribuan orang, tapi di masa pandemi Covid-19, kita tegas meminta seluruh pihak untuk tetap menahan diri tidak menciptakan kerumunan massa yang lebih besar serta selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tegas Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu Utara, Komang Krisna.

Hal ini perlu ia tegaskan kembali, mengingat perkembangan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Utara kian meningkat drastis. Dalam dua hari saja, 26 – 27 September 2020, terdapat penambahan 12 kasus konfirmasi positif Covid-19 dan dua orang meninggal dunia akibat terpapar virus yang belum ditemukan vaksinnya ini.

“Kemarin ada penambahan 11 kasus positif dan satu orang meninggal dunia. Hari ini, kembali ada satu kasus, dan satu orang meninggal dunia, sehingga total sampai Minggu 27 September 2020, terdapat 212 kasus positif. Di mana 148 orang yang telah dinyatakan sembuh, 52 orang dikarantina/dirawat, dan 12 orang yang meninggal dunia,” urai Komang.

Penambahan 12 kasus positif, sebut Komang, tersebar di Masamba sebanyak 6 orang, Baebunta (2), Mappedeceng (2), Sabbang (1) dan Sukamaju Selatan (1). Sementara dua orang yang meninggal beralamat di Masamba dan Sukamaju Selatan. “Diharap seluruh masyarakat tetap waspada dan selalu mengikuti protokol kesehatan secara ketat,” pungkasnya. (hms)