PC GP Ansor Palopo gelar tahlilan dan doa bersama atas wafatnya ulama kharismatik Mbah Moen, di Gedung NU, Jl Dr. Ratulangi, Balandai, Kecamatan Bara, pada Rabu (07/08/2019).

PALOPO | TOPNEWS.co.id – Kabar duka wafatnya ulama sepuh KH Maimun Zubair (Mbah Moen), turut dirasakan oleh kader Ansor Kota Palopo.

Hal tersebut ditandai dengan adanya tahlilan dan doa bersama yang digelar Ansor Palopo di Gedung NU, Jl Dr. Ratulangi, Balandai, Kecamatan Bara, pada Rabu (07/08/2019).

Ketua PC GP Ansor Kota Palopo, Reski Azis mengatakan, bahwa ini merupakan rasa duka mendalam atas wafatnya ulama Mbah Moen.

“Amalan tahlil dan doa ini dalam rangka rasa duka yang juga kami rasakan atas wafatnya ulama kharismatik kita, Mbah Moen,” kata Reski Azis.

Kegiatan tahlilan dan doa bersama ini, lanjut Azis, dilaksanakan secara serentak oleh GP Ansor se-Sulsel.

“Kegiatan ini serentak dilaksanakan oleh sekira 23 PC GP Ansor se-Sulsel, atas arahan dari pimpinan kami di PW GP Ansor Sulsel,” lanjutnya.

“Paku dunia kembali tercabut dengan wafatnya guru kita Mbah Moen. Kita sebagai bangsa Indonesia tidak hanya kehilangan sosok beliau, tapi kita kehilangan kedalaman ilmu. Beliau mengajarkan kita kebijaksanaan dan kebangsaan,” pungkas Reski Azis. (**)