Kepala Puslitbang Konflik, Demokrasi, Sosial Dan Humaniora Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

MAKASSAR | TOPNEWS.id – Meskipun banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat, khususnya bagi kalangan milenial, namun sosok Sakka Pati masih memilih mengabdi kepada negara sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai harapan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Sakka Pati saat dikonfirmasi pada Senin (01/07/2019), terkait maraknya pemberitaan tentang dirinya yang banyak mendapat dukungan dari masyarakat untuk maju di Pilwakot Makassar 2020 mendatang.

Menurutnya, banyaknya suport dari masyarakat terkhusus generasi millenial untuk maju sebagai calon Walikota Makassar 2020 mendatang adalah sebuah penghargaan dan apresiasi atas apa yang telah beliau lakukan selama ini dengan tim.

“Saya memahami bahwa support masyarakat, khususnya generasi milenial yang mendorong saya untuk menjadi calon walikota adalah suatu penghargaan yg besar bagi saya secara personal dan keluarga serta komunitas,” kata istri guru besar fakultas hukum UNHAS, Prof. DR. Ahmadi Miru, MH itu.

Selain itu, Kepala Puslitbang Konflik, Demokrasi, Sosial Dan Humaniora Unhas Makassar ini, juga mengatakan sangat memahami dukungan tersebut hanya sekedar lemparan role model.

“Masyarakat menginginkan figur baru yang tidak hanya punya latar akademisi dan profesional, tetapi juga memahami program program yg dibutuhkan oleh masyarakat serta punya kepedulian yg besar pada gander,” terangnya.

“Saya komitmen sebagai abdi negara, dan keluarga besar masih menginginkan saya sebagai guru saja di Unhas,” tuturnya dengan senyum khasnya.

Diketahui, nama Sakka Pati mencuat dalam beberapa minggu terakhir. Berbagai media santer memberitakan dirinya ingin maju pada perhelatan politik lima tahunan di Kota Makassar, yang mendapatkan banyak dukungan dari kalangan milenial. (**)