LUWU | TOPNEWS.co.id – Peristiwa berdarah terjadi di Kabupate Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (09/01/2021) kemarin.

Peristiwa tersebut terjadi, di Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Dimana kedua dua warga Dusun Labokke terlibat saling tebas dengan parang.

Keduanya saling serang diduga kuat karena saling mengklaim batas lahan persawahan di daerah tersebut.

Salika (63) yang tak tahan menahan emosi, menyerang Reza Pagalla (60) dengan parang. Reza menangkis hingga parang Salika terjatuh, Reza kemudian mengeluarkan parang dan menebas leher Salika sebanyak dua kali.

Peristiwa berdarah yang dipicu karena sawah berawal saat Reza Pagalla menuju ke sawah miliknya di Dusun Labokke, Reza melihat Salika berada di atas drainase yang bersebelahan dengan sawah miliknya.

Saat di lokasi, Salika mengklaim jika drainase masih lokasi sawah miliknya. Salika yang kalap menyerang Reza dengan menggunakan parang. Reza menangkis hingga parang Salika terjatuh.

Reza kemudian mengeluarkan parang dan menebas leher Salika, melihat korbannya masih bergerak, Reza kembali menebas leher Salika hingga tewas.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Pelaku (Reza Pagalla) dan parang digunakan pelaku telah diamankan untuk diproses lebih lanjut,” kata Faisal Syam.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 3 junto Pasal 338 KUHP ancaman maksimal 15 tahun penjara. (**)