IS (27) saat diintrogasi di Mapolres Palopo

PALOPO|TOP-NEWS.co.id – Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 03:00 wita, IS membuntuti istrinya yang hendak menuju Jalan dr Ratulangi Kota Palopo, tepat di lorong dekat City Market Palopo.

Hati pria 27 tahun itu dibakar rasa cemburu, pasalnya sesaat sebelum istrinya keluar dia mendapati chat sang istri dengan seorang lelaki, MY (20).

Dalam chat tersebut, MY janjian dengan istri IS untuk bertemu di lokasi tersebut.

Benar saja, sesuai waktu yang dijanjika MY tiba di lokasi. Rasa cemburu itu, kini berubah jadi amarah yang cukup besar, IS mendaratkan besi tua yang mengenai helm yang digunakan MY.

Emosinya memuncak, ia mancabut sebilah badik dan menikam korbannya sebanyak dua kali.

Usai mendapat hantaman besi dan tikaman, dengan bersimbah darah MY memacu sepeda motornya untuk kembali kerumahnya di Lebang, untuk meminta pertolongan.

MY sempat dilarikan kerumah sakit terdekat, namun pemuda 20 tahun harus meregang nyawa sekitar pukul 09:00 pagi di rumah sakit.

Berselang beberapa jam kemudian, polisi berhasil menangkap IS yang tengah bersembunyi di rumah kebun milik keluarganya, di Gunung Kambing, Kelurahan Salobulo.

Demikian diungkapkan Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf kepada awak media, Minggu (3/5/2020).

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tukasnya.

Dari informasi yang dihimpun, korban dan istri pelaku pernah menjalin kasih asmara, namun kisah  asmara keduanya kembali bersemi usai IS dan istrinya menikah. (Key)