Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat melakukan pemeriksaan suhu tubuh di Aula Kantor Bupati, Selasa (17/03/2020).

LUWU UTARA | TOPNEWS.co.id – Pemandangan menarik terjadi sebelum acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tentang Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, di Aula La Galigo Kantor Bupati, Selasa (17/03/2020).

Sebelum acara berlangsung, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Kepala BPKP Sulsel Arman Syahri Harahap, serta para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemda Lutra, termasuk para staf Dinas Kominfo dan Bagian Protokol Setda Lutra, terlebih dahulu harus melalui pemeriksaan medis, seperti mengukur suhu tubuh yang dilakukan petugas medis dari RSUD Andi Djemma. Mereka pun hanya melalui satu pintu.

Tak hanya itu, mereka pun memakai hand sanitizer sebelum masuk aula menjadi hal yang harus dilakukan. Ini penting agar tangan senantiasa terjaga kebersihannya. Hal menarik lainnya, tak ada aktivitas jabat tangan antarpejabat.

“Ini dilakukan guna mencegah penularan virus corona yang saat ini tengah mewabah di beberapa negara, termasuk Indonesia,” kata KTU RSUD Andi Djemma, Imran Ismail, di sela-sela pemeriksaan suhu tubuh pejabat.

Setelah pemeriksaan, Imran menyebutkan, semua pejabat memiliki suhu tubuh yang normal, sehingga dapat mengikuti kegiatan sampai selesai.

“Dari pengukuran suhu tubuh tadi, paling rendah 35,4°C, dan paling tinggi 36,7°C,” ungkap Imran.

Ia menambahkan, suhu tubuh di atas 37,5°C akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

“Alhamdulillah, semuanya normal, dan kegiatan masuk kategori aman,” tandasnya. (LH)