Beranda Hukum dan Kriminal

Hukum dan Kriminal

Polres Lutim Ringkus Pengedar Sabu, BB 4,86 Gram

LUTIM – Sat narkoba Polres Luwu Timur (Lutim) berhasil mengamankan Firman Pesos (37) di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Kamis (1/10/2020). Warga Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Luwu Timur itu diamankan lantaran diduga mengedarkan narkotika jenis sabu. Kasat Narkoba Polres Lutim, AKP Joddy Titalepta mengatakan saat diamankan pihaknya mendapat kristal bening diduga...

Cegah Peredaran Narkoba, BNN Palopo Rangkul Muballigh

PALOPO - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo Menggelar Diseminasi Informasi melalui Talkshow dengan Tema "Sinergitas BNN Kota Palopo dan Muballigh Se Kota Palopo Dalam Upaya P4GN" yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Wae Kan'Bass, Senin (5/10/2020). Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, AKBP. Ustim Pangarian menyampaikan dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, Indonesia...

HUT TNI ke-75, Koramil Bastem Dapat Surprise dari Polsek

LUWU - Koramil 1403-05 Bastem mendapat surprise dari Polsek Bastem dalam HUT TNI ke-75 di Mako Koramil Bastem di Desa Rante Balla, Kecamatan Bastem, Senin (5/10/2020). Kapolsek Bastem, AKP Samsuddin bersama Camat Bastem memberikan nasi tumpeng kepada Danramil Bastem, Kapten (Kav) Mursalim. "Terimakasih atas ucapan dan kunjungannya. Ini adalah bentuk sinergitas...

Bejat, Ayah di Palopo Perkosa Dua Anak Kandungnya Sejak 2018

PALOPO - Ayah harusnya menjadi pelindung bagi anak-anaknya. Namun, perilaku KA (37) Warga Batu, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo malah merusak masa depan anaknya. Pria yang kesehariannya sebagai nelayan itu memperkosa dua putrinya yang masih di bawah umur. Kedua putrinya itu, sebut saja Bunga (15) dan Melati (13) diperkosa sejak tahun 2018.

Aniaya Anggota TNI, Dua Pelaku Dibekuk Resmob Polres Palopo

PALOPO | TOPNEWS.co.id - Dua pelaku penganiayaan terhadap anggota TNI di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap pada Rabu (30/09/2020) sekira pukul 14.00 Wita. Penangkapan keduanya dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar. Kedua pelaku penganiayaan itu diketahui bernama, Zaldi alias Asia alias Abang (27) warga BTN Hartako...

Pemkot Palopo Dukung BNN Bentuk Relawan Anti Narkoba

PALOPO - Dalam Rangka Pelaksanaan Program P4GN tahun 2020, BNN Kota Palopo melaksanakan kegiatan asistensi penguatan dalam rangka pembentukan Relawan Anti Narkoba, Selasa (29/9/2020) di Ruang Pertemuan Wae Kan'bass Kel.Takkalala Kec.Wara Selatan Kota Palopo. Adapun jumlah dari peserta sebanyak 30 orang dari beberapa intansi Mewakili Walikota Palopo, Kepala Kesbangpol Dr. Drs. H. Baso Sulaiman,...

Aniaya Teman Sendiri, Enam Pemuda di Palopo diciduk Polisi

PALOPO - Sat Reskrim Polsek Wara menciduk enam pemuda di Jalan Salak, Kelurahan Lagaligo, Kota Palopo, Kamis (24/9/2020). Mereka ditangkap karena menganiaya rekan mereka. Tiga dari enam pelaku masih berstatus sebagai pelajar. Mereka masing-masing berinisial RT (18), NN (16), MF (20), MV (17), AK (19) dan EO (16). "Saat itu pelaku...

Tahapan Pilkada, 75 Personil Brimob Baebunta Amankan Lutra

LUTRA - Memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan serentak pada Desember mendatang, Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel menurunkan personelnya sebanyak 75 orang atau 1 SKK ( Satuan Setingkat Kompi). Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis, melalui Komandan Kompi (Danki) 3, AKP Laode Rusli...

Polisi Ringkus Mahasiswa Kuasai Sabu di Palopo, Dua Pelajar Ikut Diamankan

PALOPO - Sat Narkoba meringkus seorang mahasiswa dan dua pelajar di Perumahan hartaco, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Selasa (22/9/2020) malam. Mereka masing-masing berinisial AF (25), AM (17), dan JI (17). "Ketiga orang itu ditangkap karena diduga sebagai pengguna, memiliki, menguasai dan mengedarkan narkoba jenis sabu. AF berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi...

Videonya Viral, Ini Motif Emak-emak Gunting Bendera Merah Putih

BANDUNG - Penyidik Satreskrim Polres Sumedang mengungkap motif emak-emak menggunting bendera merah putih dalam ukuran kecil dan mengghamburkannya ke lantai. Aksi kurang terpuji itu direkam dan diunggah ke media sosial lalu viral. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tiga pelaku, warga Kabupaten Sumedang, diketahui, motif aksi itu bukan karena kebencian terhadap bendera negara Indonesia.