Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menggelar rapat bersama para lurah dalam agenda penyaluran sembako sekaligus validasi data penerima manfaat bantuan sembako, di Kantor Bupati Torut, Senin (27/04/2020).

TORAJA UTARA | TOPNEWS.co.id – Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menggelar rapat bersama para lurah dalam agenda penyaluran sembako sekaligus validasi data penerima manfaat bantuan sembako, di Kantor Bupati Torut, Senin (27/04/2020).

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paemboman mengatakan, pelayan masyarakat harus dimaksimalkan.

“Kita adalah pelayan masyarakat, jadi kita harus memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat,” ucap Kalatiku.

Selain itu, Kalatiku juga menyampaikan agar para lurah memvalidasi mendata penerima manfaat bantuan sembako disetiap kelurahan.

“Ternyata data yang dimasukkan tidak sesuai dengan kuota yang telah disediakan sehingga menimbulkan pembengkakan data dari kelurahan terhadap orang-orang yang secara rill harus mendapatkan bantuan sembako itu,” terang Kalatiku Paembonan.

“Dari awal sudah disampaikan agar kelurahan memasukan data sesuai kenyataan di lapangan. Penerima bantuan sosial sembako itu pertama orang bukan PNS, TNI, Polri, bukan pegawai kelurahan, pegawai lembang dan semua orang yang mendapatkan tunjangan atau gaji dari pemerintah setiap bulannya, bukan juga orang yang menerima bantuan seperti Rastra, PKH, BLT dan bantuan lainnya,” tambahnya.

Usulan tambahan penerima bantuan sembako tetap diperhitungkan menerima bantuan, namun itu dilakukan pada tahap kedua mulai bulan April, Mei dan Juni.

“Kita akan memberikan bantuan secara berturut-turut melalui jaringan pengaman sosial, secara rill mereka sangat menderita maka diminta para Lurah bersikap humanis, jangan arogan dan menyelesaikan segala topik permasalahan dengan kepala dingin sebab seorang Lurah merupakan orang tua dalam masyarakatnya”, tegas Kalatiku Paembonan.

Selain itu, Bupati Toraja Utara ini juga mengimbau agar Lurah mengantarkan langsung penerima sembako ke rumah masing-masing, bukan dengan memanggil ke Kantor Lurah.

“Ini dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus corona dan untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, sehingga rakyat juga merasakan betul kehadiran dari pemerintah,” kata Kalatiku.

“Inilah saatnya pemerintah diharapkan hadir dalam melayani rakyatnya, inilah kehadiran pemerintah yang benar-benar diharapkan oleh rakyatnya, meskipun dalam keadaan menderita seperti saat ini,” pungkasnya.

Selain Bupati Toraja Utara dan para Lurah, hadir pula Kadis Sosial Mira Bangalino dan Staf Khusus Bupati Aloysius Lande. (yat)