Mewakili Walikota Palopo, Asisten lll Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palopo, dr. H.M. Ishaq Iskandar, M.Kes membuka Musyawara Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Palopo, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Palopo, Sabtu (29/02/2020).

PALOPO | TOP-NEWS.co.id – Mewakili Walikota Palopo, Asisten lll Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palopo, dr. H.M. Ishaq Iskandar, M.Kes membuka Musyawara Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Palopo, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Palopo, Sabtu (29/02/2020).

Musyawara Cabang (Muscab) Ke-4 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Palopo ini, mengangkat tema “Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Maternal Neonatal Melalui Germas dan Pelayanan Berkualitas”.

Dalam sambutannya, Ishaq Iskandar mengatakan bahwa, Muscab ini diharapkan membawa harapan baru dalam mengangkat organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Palopo sebagai sebuah organisasi yang teguh memegang eksistensinya untuk kembali mengevaluasi sejauh mana peran organisasi IBI dalam ikut serta meningkatkan derajat dan kualitas kesehatan masyarakat khususnya ibu dan anak.

“Alhamdulillah Kota Palopo ini termasuk yang terbaik untuk indeks pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). Indeksnya kita termasuk nomor satu se-Sulawesi Selatan dan kita juga punya indeks pembangunan Manusia (IPM) yang terbaik kedua setelah Makassar,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Taufiq, S.Kep, Ns, M.Kes juga mengatakan, bahwa untuk 2019-2024 di masa pemerintahan bapak presiden ada pergeseran visi.

“Kemarin visi pertama bapak presiden adalah pembangunan infaktrustur kemudian untuk tahun 2019-2020 itu bergeser menjadi urutan ke dua, karena yang menjadi fokus pertama adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” ungkap Taufiq.

Ia menjelaskan bahwa terkait dengan pembangunan SDM itu titik beratnya ada pada dua instansi yaitu instansi pendidikan dan instansi kesehatan.

“Maka dari itu untuk teman-teman di puskesmas fokus pelayanannya adalah promotif, presentif yang menjadi fokus pertama untuk mencegah masyarakat tidak menjadi sakit,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia Kota Palopo Hj. Munawarah, S. ST. mengatakan, bahwa dengan adanya kegiatan Muscab tentunya adalah ajang konsulidasi organisasi untuk lebih meningkatkan Eksistensi pelayanan kebidanan sehingga bidan dapat memberikan pelayanan berkualitas karena bidan adalah salah satu garda terdepan dalam mengawal jalannya kesehatan ibu dan bayi.

“Bidan sebagai anggota IBI harus memberikan pelayanan kebidanan pada semua tatanan pelayanan kesehatan yaitu tatanan pelayanan kesehatan primer, sekunder, tersier,” kata Hj Munawarah.

Menurutnya, pelayanan kebidanan di tatanan pelayanan kesehatan primer dilaksanakan di Polindes Poskesdes, Puskesmas serta fasilitas kesehatan lainnya.

“Pelayanan kebidanan di tatanan pelayanan kesehatan sekunder dilaksanakan di Rumah Sakit Umum dan khusus baik milik pemerintah maupun swasta yang setara dengan RSU kelas C dan B non pendidikan, seperti Rumah Sakit bersalin (RSB) dan rumah sakit ibu dan anak (RSIA). Pelayanan kebidanan di tatanan pelayanan kesehatan tersier, lanjutnya, dilaksanakan di Rumah Sakit Umum yang setara dengan Rumah Sakit Umum kelas A, kelas B pendidikan, RU khusus kelas A,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Hamla Sali S. ST. M.Kes dalam laporannya menyatakan, bahwa Tujuan umum Muscab ini adalah menjaga dan meningkatkan Eksistensi IBI melalui konsolidasi organisasi serta meningkatkan kualitas pengetahuan anggota IBI.

“Peserta Sidang Ilmiah Sebanyak 583 orang anggota yang berasal dari 11 Ranting, peserta sidang organisasi terdiri dari pengurus daerah IBI Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 2 orang, kemudian pengurus Cabang Palopo sebanyak 30 orang dan utusan ranting sebanyak 23 orang,” kata Hamla Sali.

Usai membuka Muscab ke-4 IBI, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian plakat dari Ketua IBI Palopo kepada Walikota Palopo yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi, Ishaq Iskandar. (Hms)