Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (Kanan) saat menyerahkan map putih berisikan 11 program Pemeritah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan

JAKARTA-Senin (2/3), Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan di Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia, Jalan Veteran, Jakarta.

Dia mengenakan batik, ditangannya terdapat sebuah map berwarna putih yang bertuliskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Orang nomor dua di Sulawesia Selatan itu, diterima langsung oleh Wakil Presiden (Wapres), KH. Ma’ruf Amin diruangan kerjanya.

“Map berisi surat permohonan bantuan anggaran dana termaksud (11 program) melalui program Pusat ke Sulsel,” kata pria yang hobi sepak bola ini.

Adapun 11 program itu, diantaranya 6 infrastruktur jalan dan jembatan tahap 2 meliputi ruas jalan terisolir sabang Seko Rampi di Luwu Utara, ruas jalan Bua-Rantepao di Toraja Utara.

Kemudian pembangunan ruas jalan Batusitanduk-Lilikira/Sadan di Toraja Utara, ruas jalan Sidap-Larompong Luwu, ruas jalan Parigi (Bone)-Bungoro (pangkep) dan ruas jalan MNP-Maros alternatif lingkar luar pesisir.

Serta program lainnya, berupa pengendalian stunting, kemiskinan dan gizi buruk; rehab existing irigasi untuk 220 ribu hektar; revitalisasi danau tempe, ring danau dan program Serasi (Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani; program pengembangan karakter akhlak, SDM dan anti radikalisme; serta program pengembangan industri halal dan lainnya.

Andi Sudirman menyampaikan, bahwa kunjungan ini dalam rangka melakukan audience dengan Wapres RI untuk update progres-progres pembangunan yang ada di pemerintahan periode tahun 2018-2019 rentang tahun pertama yang dilakukannya.

“Melaporkan progres pembangunan Sulsel mulai dari program prioritas. Kami juga mengusulkan beberapa dukungan pemerintah pusat untuk lanjutan program pembangunan,” pungkasnya.

“Kami pun menyampaikan program strategis yang selama ini kami lakukan selama periode pertama pak presiden adalah di sinergikan antara dimana, program ruas provinsi, ruas kabupaten, dan ruas pemerintah pusat untuk bisa bersinergi,” ucap alumni Teknik Unhas ini.

Dirinya pun memaparkan beberapa sektor-sektor unggulan di bidang pertanian. Dengan harapan, pemerintah pusat bisa memberikan perhatian. Terlebih lagi, kata dia, program itu memberikan manfaat langsung ke masyarakat.

“Seperti program Serasi, kemudian beberapa sektor irigasi oleh PUPR dan PSDA,” bebernya.

Wagub Sulsel ini pun menyampaikan tentang penanggulangan stunting. “Alhamdulillah, di tahun 2019 kita turunkan 5 persen angka stunting. Dan tahun ini kita kembali melakukan intervensi anggaran untuk khusus stunting,” ungkapnya.

Apalagi, dirinya pun dikenal aktif memperhatikan terkhusus stunting, gizi buruk dan kemiskinan.

Dirinya berharap, “kami membutuhkan sinergitas yang terbangun selama pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin bisa berkelanjutan pada sektor yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan ekonomi baru di Sulawesi Selatan,” ujar adik Mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman ini. (Rls/Key)