Pusat Niaga Palopo (PNP)

PALOPO|TOP-NEWS.co.id-Isu penutupan dua pasar traditional di Kota Palopo, selama tiga hari kedepan akibat virus corona kembali beredar di masyarakat.

Dua pasar tersebut, yakni pasar Andi Tadda dan Pusat Niaga Palopo (PNP). Dalam kabar yang beredar, menyebutkan jika kedua pasar tersebut akan mulai tutup pada Jumat (10/4) besok, hingga Minggu (12/4) mendatang.

Mendapat informasi tersebut, warga langsung berbondong-bondong mengunjungi pasar untuk membeli kebutuhan mereka selama tiga hari kedepan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Palopo, Zulkifli mengatakan jika kabar yang beredar tersebut hoax atau berita bohong.

“Jadi lewat kesempatan ini, saya ingin sampaikan jika itu hoaks, sumbernya tidak jelas, saya minta kita jangan panik, apalagi percaya isu-isu yang tidak jelas dasarnya dan sumbernya,” katanya.

Lebih jauh, dirinya mengatakan jika saat ini, aktivitas jual beli dikedua pasar tersebut, masih terbuka sesuai dengan surat edaran Walikota Palopo.

“Yang bisa jualan hanya yang berada di depan dan hanya penjual Sembako, sehubungan kita masih Pandemi COVID-19,” tambahnya.

Dia juga mengimbau masyarakat, agar menghindari panic buying dengan berbelanja sesuai dengan kebutuhan mereka sehari-harinya.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap taat peraturan pemerintah untuk stay at home (di rumah saja) dan berbelanja barang kebutuhan pokok sewajarnya, jangan panik, apalagi sampai borong belanjaan, tidak ada itu yang namanya penutupan pasar!,” imbau Zulkifli. (Key)