TOPNEWS.ID | PALOPO – Ketua Jurusan Ilmu Admnistrasi Negara Unismuh Makassar, Nasrul Haq mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Ammasangan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Inovasi itu berupa menciptakan pelayanan yang bernama Sistem Pelayanan Mengantar (SI ANTAR).

Menurut Peneliti dan Pengamat Kebijakan Publik ini di era revolusi industri 4.0, model pelayanan pemerintah dituntut untuk inovatif dan responsif.

Program Si Antar yang digagas dan diterapkan di Kelurahan Amassangan Kota Palopo merupakan sebuah terobosan quick wins yang patut diapresiasi bersama.

“Program tersebut mampu menyesuaikan perubahan sebuah pola pikir layanan lama yang berprinsip putting government in the driver’s seat (menempatkan pemerintah di kursi pengemudi) menjadi pola pikir layanan baru yang berprinsip putting citizens in the driver’s seat (menempatkan masyarakat di kursi pengemudi),” katanya, melalui rilisnya, Selasa (30/4/2019) sore.
Saya
Alumni Magister UGM ini menambahkan, hal yang sangat menarik dari layanan SI ANTAR adalah sistem delivery nya yang gratis.

Sebab, masih jarang menemukan pemerintah akar rumput ‘kelurahan’ yang melakukan hal demikian.

“Banyak yang terkendala pada inisiatif pimpinannya dan ketersediaan sumber daya. Saat ini, sistem delivery (pengantaran) lebih banyak ditemukan di sektor swasta demi menjaga kepuasan pelanggan. Tujuannya, menjaga eksistensi perusahaan,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, program SI ANTAR lebih dari sekedar inovasi layanan publik. Program ini juga dikategorikan sebagai sebuah reformasi paradigma pelayanan publik.

“Saat ini, banyak layanan pemerintah yang masih kaku, berbelit-belit dan kurang memuaskan. Paradigma layanan yang dibutuhkan oleh zaman kekinian yakni membuat pemerintah lebih responsif kepada masyarakatnya,” katanya.

Ia berharap agar gagasan yang telah diterapkan tetap terlaksana dengan baik kedepannya.

Program SI ANTAR yang digagas oleh Husrin M Padda akan launching pada bulan Mei 2019 mendatang.