LUWU TIMUR | TOPNEWS.co.id – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachari Syam dan Andi Muhammad Rio Patiwiri Hatta (Ibas-Rio) melakukan kunjungan di Mahalona Raya, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Rabu (26/08/2020).

Dalam kunjungannya, salah satu tokoh masyarakat H. mahalona raya H. Musli Musta mengungkapkan bahwa selama pucuk kepimpinan Bupati Muhammad Thoriq Husler di Luwu Timur, jadi korban janji selama ini.

“Tak mau lagi jadi korban janji. Dan kami, masyarakat Mahalona Raya sudah sadar yang mana pimpin yang layak untuk di perjuangkan di perhelatan 9 Desember 2020 mendatang,” ucap tokoh masyarakat Mahalona ini.

Bahkan, Musta mengaku Bupati Husler pernah melakukan kontrak politik siap menyelesaikan pembangun infrastruktur jalan mulai dari jalan poros Desa Pekaloa sampai Desa Tole, Pemekaran Kecamatan Towuti, dan pembebasan lahan dari kontra Karya PT. Vale menjadi lokasi pertanian atau perkebunan masyarakat.

“Tapi faktanya terlihat, hanya sebuah isapan jempol semata. Janji hanya tinggal janji. Dan masa periodenya akan selesai, kini masyarakat Mahalona raya berakhir kecewa,” katanya.

Momentum Pilkada kali ini, Musta Imbau masyarakat Mahalona Raya untuk memilih pemimpin daerah bukan sebagai pemimpin hanya tugasnya mengumbar janji. Kita masyarakat bawah tidak lagi dibodohi.

“Saatnya Mahalona Raya bersatu, untuk memperbaiki daerah ini. Dan kini saatnya Mahalona raya satukan tekad untuk memenangkan Ibas-Rio di Pilkada Luwu Timur. Dukungan diberikan Ibas-Rio ini untuk mewujudkan apa yang diidam-idamkan oleh masyarakat disini,” ungkapnya.

“Apalagi, Ibas-Rio adalah anak pemuda yang punya mimpi besar dan cita-cita memperbaiki daerah ini melalui visi-misinya sesuai kebutuhan masyarakat Mahalona saat ini,” pungkasnya.

Mahalona Raya terbagi lima desa di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, terdiri dari Desa Kalosi, Tole, Libukang Mandiri, Buangin, dan Mahalona.

Mayoritas masyarakat di Mahalona Raya saat ini sebagai sumber penghasilannya hanya pertanian dan Perkebunan. Perkebunan yang cukup pamiliar
Mahalona Raya adalah Lada (Merica) dan juga terbesar penghasilan terbesar di Sulawesi Selatan.

Salah satu sektor dari visi-misi pasangan Ibas-Rio yang menjadi unggulan dari sektor pertanian yang akan mendongkrak perekenomian masyatakat di Luwu Timur. (**)